Kamis, 14 November 2019

Hubungan Reflektif Keluarga Kita, Untuk Mencintai Dengan Lebih Baik

Bagian tersulit menjadi orangtua adalah mengelola emosi dengan matang, selalu merespon pada hal yang dirasakan dan dibutuhkan anggota keluarga lain di saat tersebut” – Najeela Shihab

Mengikuti kelas Hubungan Reflektif Keluarga kita mengajak saya untuk kembali menggali ilmu pengasuhan yang telah didapat di masa lalu namun mulai tenggelam seiring berjalannya waktu. Sejak kita menjadi orangtua, harapan kita yang utama adalah bagaimana dapat membesarkan anak dengan baik sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih baik daari kita. Dengan menjaga kondisi keluarga kita untuk selalu harmonis adalah salah satu langkah untuk mencapai cita-cita itu.

Keluarga harmonis. Apakah merupakan sesuatu yang utopis? Tentu saja tidak, walau tentu pada praktiknya kita harus bekerja keras. Kita dapat menjaga hubungan keluarga untuk selalu harmonis, yaitu dengan melakukan interaksi penuh kasih sayang, cinta kasih, saling menghormati  dan  menghargai antar anggota keluarga.

#HubunganReflektif dalam Keluarga Kita dapat menjadi pintu untuk menciptakan keluarga harmonis, menumbuhkan anak dan anggota keluarga yang bahagia.

Bagi saya pribadi, hal tersulit dalam hubungan dengan anggota keluarga adalah berkomunikasi dan menghadapi anak. Saat kita merespon sikap anak, maka respon kita itu akan membentuk karakter anak. Jadi ada tanggung jawab maha besar menanti kita.

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai 9 kontinum temperamen, dan dari materi tersebut membuat saya kembali berkaca. Anak saya merupakan fotocopy-an saya! Nah lho… Dari materi pengenalan temperamen saya kembali mengingat sesi konsultasi saya di bulan Maret 2019. Saat itu saya melakukan Character Mapping untuk lebih mengenal karakter anak saya, hasilnya adalah…. Sifat bawaan anak saya ternyata didominasi dari sifat saya. Saguin-Koleris (saya) dan Melankolis (bapaknya).

Karakteristik dari sifat itu adalah sangat bersemangat, suka memimpin, detail, suka mengambil resiko, tidak sabaran, keras kepala, dan ingin segalanya sempurna. It isn’t easy to raise this kind of child. Serius! Dan ini sudah di wanti-wanti oleh konsultan kami saat itu. Saya pun mengamini hal tersebut.

Namun, jika kita bisa mendidik dan mengarahkan anak dengan baik, maka anak kita bisa tumbuh menjadi pemimpin yang mengayomi, komunikatif, pekerja keras, dan memiliki empati. Sounds awesome right?

Saat berkonflik dengan anak, saya dituntut tetap waras. Salah satu caranya tentu dengan Komunikasi Efektif. Anak saya tidak bisa diberi alasan yang asal-asalan. Alasan yang saya sampaikan haruslah logis dan dapat diterima nalarnya. Itulah kenapa saya harus putar otak mencari cara berkomunikasi.

Komunikasi efektif ini mengedepankan Refeksi Pengalaman, Menyatakan Observasi, Menunjukkan Empati, dan memnerikan Pilihan. Berbanding terbalik dengan jenis komunikasi yang tidak efektif, yaitu bentuk komunikasi dengan Nasihat, Interogasi, Menolak.Mengalihkan Perasaan, dan Perintah.
Berikut ini adalah contohnya :



Terkadang, dalam bereaksi terhadap anak, emosi negatif kita juga sering ikut terpancing dan menjadi rasa marah. Di dalam Keluarga Kita, ada 5 tipe marah. Kita bisa berusaha untuk mengenali, yang manakah yang merupakan emosi dominan kita?
  1. Perasaan marah karena murni rasa marah
  2. Perasaan marah karena rasa bersalah
  3. Perasaan marah karena ngga enakan
  4. Perasaan marah karena khawatir
  5. Perasaan marah karena ingin mendapat pengakuan


Emosi negatif adalah hal yang wajar, namun pastikan untuk mengekspresikan perasaan itu dengan baik karena anak akan meniru kita dalam mengekspresikan emosinya.

Emosi negatif yang tidak ditangani atau disalurkan dengan baik akan menjadi ‘lingkaran negatif’ yang tak ada habisnya. Akibatnya, emosi itu tidak terkendali dan akan berulang.

Untuk mencegahnya, kita harus makin paham dengan kebutuhan diri, misalnya: kita mudah marah saat ngantuk. Maka istirahatlah dengan cukup. Terkadang kita abai dengan kebutuhan kita, padahal seorang ibu yang mengasuh anak harus dapat memelihara dan menjaga dirinya dengan baik jika ingin keluarga, terutama anak terhindar dari emosi negatif.

Salah satu hal yang membuat orangtua ketar-ketir dan was-was adalah ketika anak berkonflik dengan anak yang lain. Saya ingat dengan salah satu rekan guru, beliau berkata bahwa memadamkan konflik antar anak itu sebetulnya mudah, namun, konflik antar mama jauh lebih rumit. Seringkali si anak sudah rukun, malah orangtuanya yang musuhan, bahkan sampai puluhan purnama, hehe…

Jika kita tidak belajar tentang Resolusi Konflik, maka bisa jadi kita akan menjadi orangtua yang bermusuhan hanya karena hal sepele. Sungguh sia-sia ya jika kita hanya menuruti keangkuhan dan ego. Untuk terhindar dari hal itu, maka kita memerlukan pemahaman mengenai Resolusi Konflik. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kita perhatikan sebagai langkah untuk Resolusi Konflik :

1. BEREMPATI DAN MENAFSIRKAN
©   Secara bergantian pihak yang berkonflik menceritakan masalahnya dari sudut pandangnya tanpa interupsi
©   Fokus pada inti permasalahan, bukan pada siapa yang melakukannya
©   Untuk konflik pada anak, orangtua dapat meminta pihak-pihak yang berkonflik bergantian mengulang kembali cerita yang dipaparkan oleh pihak lain agar anak dapat memahami dari sudut pandang yang berbeda
©   Menyimpulkan fakta dan perasaan yang dialami semua pihak

2. MEMECAHKAN MASALAH DAN FOKUS PADA SOLUSI
©       Mendiskusikan alternatif dan pilihan solusi
©       Mendiskusikan dampak dari alternatif dan pilihan solusi untuk tiap anak yang berkonflik
©       Menyepakati dan mendokumentasikan pilihan solusi
©       Refleksi bersama atas solusi tersebut seteah diterapkan dalam beberapa waktu tertentu

Jika berdiri sebagai penengah, maka di sini orangtua dituntut untuk bersikap seadil mungkin agar tidak ada pihak yang dirugikan. Hal ini juga dapat mencegah tuduhan keberpihakan. Jika dapat berakhir sesuai dengan langkah-langkah tersebut, maka kita juga dapat sekaligus mengajarkan anak tentang makna sportifitas. Sistem ini dapat diterapkan dengan baik saat anak sudah mencapai kemampuan komunikasi yang baik, yaitu di usia 3 tahun ke atas.

Saya pernah memiliki pengalaman kurang baik saat anak berkonflik dengan anak yang belum memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Konfliknya adalah anak saya merasa terganggu karena si anak kecil mendekatinya berkali-kali untuk mengajak bermain padahal anak saya tidak mau. Si kecil belum memahami makna ‘ijin’ sehingga anak saya merasa terancam dan memukul si anak kecil. Kebetulan ibu si anak kecil tadi cukup noisy dan kondisi saat itu sedang hectic sehingga tidak memungkinkan resolusi konflik yang baik. Karena konflik tidak terselesaikan dengan baik, timbul pemikiran negatif dari ibu si anak kecil yang kemudian berujung penghakiman terhadap sikap anak saya. Yang saya sayangkan adalah, si ibu tidak melakukan komplain langsung terhadap saya dan memilih menghakimi di ranah publik dan memberikan pesan kepada ibu lain. Jika ditanya marah, tentu iya. Karena dia berbicara buruk tentang anak saya dibelakang saya. Namun, hal itu juga memberikan ruang pada saya untuk merefleksikan diri, bahwa se-hectic apapun kondisi yang ada saya harus menyempatkan diri untuk meresolusi konflik anak, karena ternyata hal sepele bisa menjadi konflik berkepanjangan.

The las but not least, interaksi antar anggota keluarga sangat penting dilakukan untuk menjaga kelekatan hubungan. Bermain bersama adalah cara yang efektif untuk membuat anggota keluarga lain merasa keberadaannya dihargai dan dianggap penting. Hal ini akan berdampak positif pada kualitas hubungan antar anggota keluarga.

Berikut ini adalah beberapa jenis permainan yang bisa dilakukan bersama :
  1. Floor time - Bermain sesuai agenda anak, orangtua mengikuti dan menghargai pilihan anak
  2. Rough and tumble - Permainan dengan kontak fisik, anak belajar mengendalikan tubuh dan mengatasi emosi intens
  3. Bercerita & membaca dengan berbagai bentuk
  4. Bermain peran dan pura-pura
  5. Tantangan fisik dan kompetisi

Bermain memudahkan anak untuk bekerja sama dan membangun kekuatan hubungan.

Demikian yang dapat saya bagikan kali ini moms. Manis pahit dalam kehidupan pengasuhan pasti ada. Tugas kita untuk selalu berdiri kokoh dan terus belajar. Semua ini semata-mata agar kita dapat #MencintaiDenganLebihBaik. Semoga bermanfaat.


Salam Hangat,
sapamama






Minggu, 10 November 2019

Belajar Prinsip CINTA dan Teknik Komunikasi Efektif Dalam Keluarga
Hai Moms,

Pernahkah anda mendengar tentang Keluarga Kita? Bukan keluarga yang kita miliki ya... Tapi Keluarga Kita di sini adalah suatu yayasan yang fokus pada pendidikan keluarga, yayasan ini didirikan oleh ibu Najeela Shihab, seorang psikolog sekaligus putri dari ulama kenamaan, bapak Quraish Shihab. Sejak tahun 2012 Keluarga Kita hadir diantara masyarakat Indonesia, meRangkul keluarga Indonesia untuk dapat bertumbuh menjadi lebih baik. Mengedepankan prinsip CINTA dalam tiap tindakan yang diambil sehingga dapat tercipta generasi masa depan yang makin bersinar,

Apa itu prinsip CINTA?
Kita pasti menginginkan anak kita menjadi pribadi yang lebih baik bagi kita. Untuk dapat mencapai harapan itu tentu diperlukan perjuangan dalam meraihnya. Kita memiliki cinta yang amat besar bagi anak-anak kita, namun pola pengasuhan di masa lalu terkadang datang menghantui dan dapat menjadi batu sandungan bagi perjalanan kita. Prinsip CINTA merupakan lima kunci dalam pengasuhan untuk mencintai dengan lebih baik. Prinsip CINTA dapat menjadi pegangan bagi tiap orangtua, agar ketika kita jatuh kita dapat kembali bangkit dan melanjutkan perjalanan menuju cita-cita kita.

Prinsip CINTA memiliki makna sebagai berikut :

  • C : Cari Cara
Pengasuhan adalah perjalanan d engantujuan jangka panjang. CARI CARA dengan konsisten karena jalan pintas tidak efektif. Anak dan keluarga butuh proses & struktur berbeda dalam tiap tahap perkembangan.


  • I : Ingat Impian Tinggi

INGAT IMPIAN TINGGI & kecenderungan positif pada tiap anggota keluarga. Orangtua percaya anak mampu, sebelum anak membuktikan bahwa dirinya bisa melakukan sesuatu dengan berhasil.


  • N: meNerima Tanpa Drama

Ujian terberat orangtua adalah mencintai dengan tulus, saat hadapi tantangan & alami tekanan emosi dalam keluarga. meNERIMA TANPA DRAMA, memahami kebutuhan tanpa syarat, & menumbuhkan potensi tanpa kekerasan.


  • T : Tidak Takut Salah

Jadi orangtua butuh terus belajar, TIDAK TAKUT SALAH, karena tidak ada keluarga yang sempurna. Refleksi & adaptasi harus selalu dipraktikkan, sejak masa anak, karena siklus pengasuhan berpengaruh lintas generasi.


  • A : Asyik Bermain Bersama

ASYIK BERMAIN BERSAMA & humor perlu dilakukan dengan bersungguh-sungguh. Interaksi hangat bagaikan candu. Kehadiran & keterlibatan.keluarga seharusnya jadi pengalaman yang menyenangkan & bermakna.

Dalam menyebarkan virus kebaikan ini Keluarga Kita dibantu oleh RANGKUL, yaitu Relawan Keluarga Kita yang merupakan program pemberdayaan keluarga yang diinisiasi oleh ibu Najeela Shihab sebagai sarana untuk belajar dan saling mendukung dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Kenapa dibutuhkan Rangkul hingga pelosok negeri? Karena sejatinya pendidikan dan pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama, orangtua, keluarga, dan lingkungan tempat anak bertumbuh.

Untuk menjadi Rangkul kita bisa mendaftarkan diri ketika proses seleksi dibuka. Proses dimulai dengan seleksi administrasi yang kemudian dilanjutkan dengan pelatihan. Kini pelatihan diadakan secara online menggunakan media aplikasi Zoom yang bisa diakses bersama-sama ketika kelas telah dibuka. Untuk lolos menjadi Rangkul, peserta yang sedang menjalani pelatihan harus dapat lolos pada setiap tahapannya. Hmm.... Cukup menegangkan ya.

Ada tiga kurikulim utama dalam Keluarga Kita yang harus dipelajari baik oleh Rangkul maupun keluarga pada umumnya, yaitu :

  1. Hubungan Reflektif
  2. Disiplin Positif
  3. Belajar Efektif

Mari kita bahas satu persatu
Sebagai awalan, kali ini kita bahas dulu tentang Hubungan Reflektif ya...


  • Hubungan Reflektif

Dengan mempraktikkan Hubungan Reflektif, maka kita anak menumbuhkan anak dan keluarga yang bahagia. Selama ini kita tumbuh dengan dipengaruhi banyak faktor, salah satu faktor yang sangat melekat sehingga membentuk diri kita saat ini adalah pola asuh di masa lalu. Entah itu pola asuh yang positif ataupun negatif, semuanya melekat dalam diri kita. Tentu kita ingin meninggalkan pola asuh negatif yang kita dapatkan agar tidak berlanjut pada anak kita karena ternyata hal tersebut dapat mempengaruhi pola disiplin, penyelesaian konflik, dan tujuan belajar. Oleh karena itu tentu akan ada bagian yang harus kita hapus, kita lanjutkan, atau kita koreksi untuk menjadi pola asuh yang baru. Yang tak kalah penting adaah mengkomunikasikan pola baru yang akan di usung dalam pola asuh pada anggota keluarga, karena kita harus konsisten daam penerapannya sehingga hasil baik dapat dirasakan oleh anak kita dan generasi berikutnya.

Kita lahir dengan karakter bawaan yang kita dapat dari orangtua kita. Beberapa bulan lalu misalnya, saya melakukan suatu tes karakter pada anak dan ternyata hasilnya menunjukkan bahwa karakter anak saya memiliki karakter yang sangat mirip dengan saya. Sejak saya itu saya meyakini bahwa anak mewarisi karakter dari orangtuanya, bisa didominasi dari karakter ibu ataupun ayah. Dalam Keluarga Kita kita juga belajar tentang ini. Di mana dijelaskan bahwa anak terlahir dengan temperamen bawaan yang sudah dapat dilihat sejak lahir (melalui tangisannya).

Dalam Keluarga Kita ada 9 kontinum temperamen, yaitu :

  1. Aktivitas, yaitu jumlah tenaga yang dikeluarkan oleh tubuh, misalnya: apakah anak cenderung diam atau aktif bergerak.
  2. Distraksi, yaitu bagaimana seseorang dapat mudah teralihkan oleh stimulus tiba-tiba, misalnya: mudah terganggu suara atau gerakan.
  3. Intensitas, yaitu bagaimana seseorang bereaksi, termasuk menunjukkan suasana hati. Misalnya: apakah kita cenderung memendam emosi atau mengekspresikannya, baik emosi positif atau negatif.
  4. Keteraturan, yaitu waktu kita menjalani rutinitas sehari-hari, misalnya: waktu makan, belajar, dll.
  5. Ambang Sensori, yaitu batas toleransi seseorang terhadap stimulus suara, aroma, temperatur, tekstur, dan aroma. Misalnya: Apakah kita mudah tidur di mana saja?
  6. Pendekatan atau Penolakan, yaitu bagaimana reaksi seseorang terhadap situasi baru.
  7. Adaptif, yaitu bagaimana seseorang cepat/lambat beradaptasi dengan perubahan, misal: apakah kita mudah menerima aktivitas baru?
  8. Ketekunan, yaitu seberapa lama sesorang dapat menghadapi situasi sulit tanpa menyerah.
  9. Suasana Hati, yaitu bagaimana seseorang menunjukkan kondisi hati positif atau negatif.
Selain hubungan kita dipengaruhi oleh pola asuh di masa lalu dan temperamen bawaan, hubungan kita terhadap individu lain juga dipengaruhi oleh perubahan zaman dan pergaulan sosial & dunia luar.

Pergaulan sosial dan dunia luar misalnya, saat dilingkungan rumah tidak ada satupun anggota keluarga yang merokok, jikapun ada tamu yang berkunjung, biasanya orang dewasalah yang merokok. Di lain waktu anak kita menyaksikan murid SMP dan SMA merokok. Kita tak perlu lari dari hal yang negatif seperti pada kasus tersebut. Dengan melihat isu tersebut, kita bisa mengajak anak untuk berdiskusi lebih jauh dan menguatkan prinsip-prinsip larangan merokok.

Zaman terus berubah. Bahkan perkembangan teknologi bergerak dengan amat sangat cepat dalam kurun waktu 30 tahun belakangan ini. Bisa kita ligat teknologi smaartphone sudah mengakar dalam kehidupan generasi muda. Kehilangan pengisi daya baterai telepon atau kehilangan signal internet sering membuat anak-anak resah. Kita tak perlu mengeluarkan emosi negatif. Kita bisa memberikan empati dan dapat mengajak anak melakukan aktivitas lain yang tak kalah menyenangkan.


Dengan berkomunikasi efektif, maka kita akan memperbaiki pola komunikasi antara orangtua-anak dan dapat memberikan dampak baik bagi anak. Hal yang perlu diperhatikan untuk mencapai tujuan tersebut adalah:
1. Managemen Waktu
Kita harus dapat sensitif dengan kebutuhan anak. Setiap anak unik & begitupun hubungan dengan orangtuanya. Rasa kangen, pikiran, atau pertanyaan yg muncul tiba-tiba sebenarnya mengingatkan kita untuk memprioritaskan anak.
2. Menikmati Waktu Untuk Diri & Pasangan
Pastikan kita tahu apa yang kita rasakan. Kondisi fisik & emosi sangat berpengaruh pada bagaimana kita menjalani hari dengan anak atau dengan anggota keluarga lain. Jika kita merasa lelah, pastikan kita dapatberistirahat, utarakan harapan kita pafa anak atau pasangan. Anak yang tercukupi kebutuhannya, juga akan belajar memenuhi kebutuhan orangtuanya.
3. Pentingnya Bermain & Humor
Bermain bersama adalah cara efektif untuk membuat anggota keluarga lain merasa keberadaannya dihargai & dianggap penting. Pengalaman ini akan berdampak positif pada kualitas hubungan.

Dalam penyelesaian konflik, Keluarga Kita memiliki cara komunikasi yang disebut dengan Komunikasi Efektif. Komunikasi efektif adalah bentuk komunikasi untuk meningkatkan kualitas dan kelancaran percakapan dengan mengedepankan empati. Empati adalah salah satu kemampuan dasar orangtua yang sangat esensial. Berempati pada anak berarti orangtua memahami anak melakukan sesuatu, mencari pola dan penyebabnya, bukan berarti membolehkan anak melakukan apa saja. Terima perasaannya, namun batasi perilakunya. Misalnya, boleh marah karena buku di rusak adik, tapi dilarang memukul.

Saat berkomunikasi, usahakan kebutuhan dasar sudah dipenuhi, misalnya anak mudah rewel saat sedang lapar dan ibu mudah marah saat kurang tidur. Saat terjadi konflik atau situasi intens lainnya, orangtua dan anak perlu mengambil jeda. Gunakan jeda tersebut untuk memeriksa dan memenuhi kebutuhan dasar. Jika kebutuhan sudah terpenuhi, perbanyak mendengarkan anak tentang apa yang dia alami walau tidak langsung saat itu juga. Mendengar dan memahami adalah dasar empati.

Berikut ini adalah kompetensi dasar yang perlu dipraktikkan saat berkomunikasi antar-kita :
1. Mengungkapkan kebutuhan diri tanpa menyerang dengan i-message
Contoh : "Aku sedih saat kita ngobrol kamu malah fokus dengan HP, aku ingin kita bicara dengan lebih fokus dan serius karena kita akan menjadio contoh anak kita"
2. Mengungkapkan maaf karena sadar bahwa apapun yang terjadi merupakan kontribusi banyak pihak
Contoh : "Maaf jika aku bersikap berlebihan"
3. Menyatakan persetujuan walau tidak harus 100% sependapat, pasti ada unsur yang bisa disepakati
COntoh : "Ibu setuju dengan idemu"
4. Mengungkapkan kebutuhan diri di saat sulit tanpa takut ditolak atau gengsi
Contoh : "Aku harap kamu mau membantu"
5. Menyatakan apresisasi dengan rutin bahkan pada hal kecil
Contoh : "Terima kasih ya Nak sudah mau mendengarkan ibu"


Demikian yang bisa saya bagikan kali ini. Semoga dengan ini kita dapat bersama-sama menjadi orangtua/partner/anak yang lebih baik.


Salam Hangat,
sapamama












Minggu, 27 Oktober 2019

Review Buku Anak : "Knuffle Bunny Free", Mengajarkan Arti Ikhlas Pada Anak

Pernahkah mommies memiliki benda kesayangan? Suatu barang yang kemanapun kita berada selalu ada untuk mendampingi. Jika iya, mungkin mommies seperti kedua sepupu saya ini.

Jadi saya memiliki dua orang sepupu. Mereka memiliki benda kesayangannya masing-masing. Sepupu A memiliki boneka macan kecil yang selalu di bawa kemanapun ia pergi. Sepupu B memiliki sebuah guling kesayangan yang sudah dimiliki sejak ia bayi dan selalu di bawa kemanapun hingga SD. Saking sayangnya mereka dengan benda-benda itu, bahkan hanya untuk dicuci saja seringkali mereka tidak mempebolehkannya. Keadaan ini berlangsung hingga para sepupu saya ini berusia sekitar 10-12 tahun.

Sikap ini merupakan suatu bentuk ketergantungan pada sebuah objek. American Academy of Pediatrics menuturkan bahwa objek ini merupakan objek transisi karena objek tersebut dapat membantu anak dalam proses transisi emosional dari ketergantungan ke sikap mandiri. Hal ini dikarenakan ketika anak bersama-sama dengan objek tersebut anak mendapatkan rasa nyaman selayaknya ketika anak bersama dengan pengasuh utama mereka.

Apa yang terjaadi pada sepupu saya tersebut mungkin mirip dengan apa yang terjadi pada Trixie, seorang gadis kecil yang memiliki boneka kelinci kesayangan bernama Knuffle Bunny. Knuffle Bunny merupakan buku cerita bergambar untuk anak-anak. Ada tiga buku dalam seri ini yang terdiri dari Knuffle Bunny, Knuffle Bunny Free, dan Knuffle Bunny Too. Serial ini merupakan karya Mo Willems yang diterbitkan pada tahun 2004 dan meraih penghargaan Caldecot Honor Winner untuk Knuffle Bunny & Knuffle Bunny Too.

Cerita ini dibuka dengan perjalanan Trixie dan orangtuanya dari Amerika ke Belanda untuk mengunjungi Oma dan Opa. Trixie juga membawa serta boneka Knuffle Bunny kesayangannya. Perjalanan ke Belanda ternyata cukup jauh. Dari rumah Trixie harus menaiki taksi untuk menuju stasiun dan menaiki kereta api. Setelah itu, Trixie masih harus ke bandara untuk melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat terbang. Trixie sangat menikmati perjalanannya, apalagi ada boneka kesayangannya yang menemani.

Trixie senang sekali saat tiba di Belanda. Dia sangat senang saat bertemu dengan Oma dan Opanya. Di rumah Oma, Trixie bersantai, ikut mengobrol dengan keluarga dan menikmati minuman buatan Oma. Namun ada sesuatu yang mengganjal. Trixie berpikir keras, "Apa yang salah ya...".

Ternyata Knuffle Bunny hilang!


Awalnya Trixie ragu, namun akhirnya Trixie membicarakan hal itu pada orangtuanya. Ayah Trixie segera menelpon maskapai penerbangan. Namun ternyata pesawat yang dinaiki Trixie sudah terbang menuju Tiongkok. Tiongkok adalah negeri yang sangat jauh. Trixie sangat sedih.

Trixie menjadi kehilangan semangat. Dia sama sekali tidak menikmati kunjungan ke rumah Oma dan Opa di Belanda. Berada di rumah yang asing tanpa Knuffle Bunny terasa sangat berat. Trixie merindukan rumahnya.

Tak ingin melihat cucunya sedih, Oma dan Opa mempersiapkan kejutan untuk Trixie. Kejutan apa yang mereka siapkan? Sebuah boneka keinci paling canggih. Namun ternyata Trixie tidak menyukainya. Trixie marah dan segera masuk ke kamarnya dan tertidur.

Dalam mimpinya, Trixie melihat Knuffle Bunny Dia menjelajahi berbagai negara, ada Tiongkok, Spanyol, India, dan lainnya.  Knuffle Bunny nampak gembira bermain dengan anak-anak di seluruh penjuru dunia.


Keesokan paginya, Trixie merasa jauh lebih baik. Kini Trixie menikmati liburannya di Belanda. Dia bermain bersama Oma, Opa, dan kedua orangtuanya. Tak terasa waktu liburan sudah berakhir. Trixie harus kembali pulang ke rumahnya. Trixie melakukan perjalanan menggunakan pesawat untuk kembali pulang. Trixie duduk di kursi pesawat saat ia melihat sesuatu di kursi depan. Apakah itu?

Knuffle Bunny!

Trixie sangat bahagia bisa kembali bertemu dengan Knuffle Bunny. Namun di tengah perjalanan ada seorang bayi yang menangis dengan kencang. Ibu bayi itu kesulitan menghentikan tangisannya. Trixie memandang Knuffe Bunny, lalu dia menyerahkan Knuffle Bunny pada bayi itu.


Orangtua Trixie, ibu si bayi dan bayi itu keheranan. Mereka semua memastikan apakah benar Trixie akan memberikan boneka itu pada adik bayi. Dengan penuh percaya diri Trixie menjawab, "YA".

Bayi kecil itu berhenti menangis, ibu si bayi merasa lega, begitu juga dengan penumpang lainnya. Dan tentunya orangtua Trixie merasa bangga dengan sikap anak mereka.

Namun, cerita tak berhenti sampai di sana. Masih ada lanjutannya lho... Mau tahu lanjutannya? Silahkan membaca sendiri buku tersebut ya moms. Buku bisa diperoleh di online marketplace, kalau anda berdomisili di Soloraya, silahkan berkunjung ke Perpustakaan Ganesa untuk meminjamnya atau membacanya di sana.


Berbagi merupakan hal yang sangat menantang bagi anak-anak. Apalagi jika harus berbagi dengan barang-barang atau hal yang disukainya. Apa yang dilakukan Trixie merupakan bentuk kesadaran untuk memberi dan melepaskan hal yang dia sayangi tanpa perlu diminta. Hal ini merupakan hal besar terutama jika dilihat dari segi sosial emosional anak. Namun bukan tidak mungkin untuk bisa diajarkan kepada anak kita. Kenapa? Karena anak memiliki empati yang tinggi dan perasaan yang tulus. Syaratnya satu. Kita harus konsisten dalam mengajarkan anak untuk berbagi dan memahami sikap empati.

Empati yang sudah ada di dalam diri anak jika di asah dengan baik akan menghasilkan bentuk sikap positif yang akan membantunya di masa yang akan depan. Kita yang merupakan manusia dewasa saja masih sering berkendala dalam berempati, apalagi ikhlas. Padaha dari rasa khlas ini kita bisa mendapatkan banyak dampak positif, diantaranya :
1. Mendekatkan diri kepada Tuhan YME
2. Membantu dalam proses beribadah
3. Memiliki kelapangan hati
4. Membantu menjadi manusia yang sabar
5. Meraih ketenangan hati

Ternyata sedalam itu ya moms dahsyadnya berbagi dan ikhlas. Selain ikhlas dalam memberi, sebagai manusia juga sebaiknya kita memahami konsep ikhlas dalam menerima. Sejak kecil kita diajarkan dan dilatih tentang keutamaan memberi dan kita sering gagap ketika kita daam posisi menerima. Dalam menerima tak luput dari perlunya keikhlasan hati dan syukur nikmat. Apapun yang kita terima merupakan bagian dari nikmat Tuhan untuk kita, betul?


Salam hangat,
sapamama

Kamis, 17 Oktober 2019

Rekomendasi Perpustakaan di Solo Raya : Perpustakaan Ganesa
Sejak kecil saya terobsesi dengan perpustakaan. Perpustakaan pertama yang saya kenal adalah perpustakaan sekolah ketika saya sekolah dasar (SD). SD saya ada di desa, jadi sistem perpustakaannya belum maju. Seingat saya bukunya bebas keluar-masuk, tidak ada penjaga dan buku diletakkan dengan posisi yang semrawut (atau anak-anak yang membuatnya semrawut? Hehehe..). Perpustakaan juga jarang di buka, jadi kami tidak bisa mengaksesnya dengan bebas. Namanya juga perpustakaan tahun 90-an, di SD Negeri pelosok pula, hehe.... Buku yang paling saya ingat adalah buku The Mask of Zorro dan buku tentang warna. Dalam buku warna ada eksperimen sederhana mencampurkan warna-warna dari warna primer menjadi warna sekunder. Rasanya menarik sekali saat mempraktekkan eksperimen.

Di masa Sekolah Menengah Pertama (SMP) perpustakaan sekolah sudah jauh lebih bagus dari perpustakaan SD. Ada librarian yang sigap membantu. Kami juga bisa membawa pulang koleksi buku untuk di baca di rumah. Saat itu buku favorit saya adalah buku mitologi Yunani. Tahu kan.... Cerita tentang dewa dan dewi yang hidup di Gunung Olympus. Saat membacanya, seketika imajinasi saya tenggelam dalam buku. Athena sang Dewi Keadilan adalah tokoh favorit saya saat itu. Kenapa saya bisa tertarik dengan mitologi Yunani? Mungkin karena saat itu di layar kaca sering di putar serial petualangan Hercules, Xena, ataupun Sinbad.

Memasuki masa Sekolah Menengah Atas (SMA) saya lebih tertarik dengan buku bahasa. Impian saya saat itu adalah masuk ke jurusan Hubungan Internasional (HI) dan selanjutnya menjadi diplomat! Sampai sekarang saya suka tersenyum simpul saat mengingatnya. Sayangnya saat itu saya tidak memiliki semangat kuat untuk mengejar mimpi. Ketika penjurusan, saya masuk ke Jurusan IPA, selanjutnya, ketika kuliah pun saya masuk ke Jurusan Teknik, hahaha.... Sebetulnya banyak jalan menuju impian ya.... The problem is.... Memang hanya kurang kekeuh mengejar mimpi saja.

Nah, saat kuliah perpustakaannya jauh lebih besar dan maju. Ada 4 lantai perpustakaan dan saya paling suka menghabiskan waktu di lantai 4. Tepatnya di sisi kiri pintu utama. Saya suka membaca di sana sambil memandang pemandangan di bawah. Taman yang ditanami banyak pohon ketapang dan gedung jurusan saya terlihat jelas dari sisi itu. Koleksi yang saya baca? Saya suka membaca buku arsitektur import. Sok banget ya, haha.... Sok paham saja padahal hanya suka melihat gambarnya sambil membayangkan berada di lokasi yang ada di dalam buku. Favorit saya adalah membayang rumah peristirahatan dalam kondisi halamannya dipenuhi daun pohon maple yang berguguran. Khas musim gugur.

Setelah menjadi ibu saya juga masih terobsesi dengan perpustakaan. Kini tujuan utama saya ingin memperkenalkan anak dengan perpustakaan dan mengajak anak mencintai budaya membaca. Membaca sangat menyenangkan. Membaca tak melulu textbook yang membosankan. Membaca itu mengajak jiwa dan imajinasi kita berkelana. Kita bisa saja duduk di lantai perpustakaan yang ada si kota Solo, namun isi pikiran kita bisa saja di Tokyo, Paris, menelisik misteri Stonehenge, menjelajah ke suku Inca atau berimajinasi di dunia khayalan.

Saya menyukai kebebasan berpikir. Karena saya sendiri memiliki banyak mental block yang menghambat. Dan ternyata, yang namanya mental block itu tidak main-main. Banyak kesempatan baik melayang karena tembok besar dalam kepala kita. Kebebasan berpikir bukan berarti berpikir tentang hubungan seksual di luar ikatan pernikahan, kebebasan berpikir adalah pada bagaimana kita memperkuat daya nalar dan daya pikir sehingga otak kita aktif dan dapat melahirkan banyak ide dan inovasi yang berguna bagi kehidupan.

Baik.

Kembali ke perpustakaan.

Tak mudah bagi saya mendapatkan perpustakaan ideal. Status saya warga Karanganyar mepet Solo. Mau ke perpustakaan Solo tapi tidak diperkenankan menjadi anggota perpustakaan karena tidak memiliki KTP Solo, mau ke perpustakaan Karangnyar tapi jaraknya jauh sekali. Maka selama beberapa saat, tepatnya hampir satu tahun saya hanya bolak-balik ke perpustakaan kota Solo untuk sekedar membaca buku dengan anak.

Pada suatu saat saya melihat unggahan teman saya di media sosial. Beliau adalah praktisi sekolah rumah (homeschooler). Untuk mendapatkan buku bacaan berkualitas bagi anak-anaknya, teman saya meminjam buku di Perpustakaan Ganesa.


  • Perpustakaan Ganesa? Duh, saya baru dengar.
Perpustakaan ini beralamatkan di Jl. Raya Songgo Langit No.30, Kec. Baki, Kab. Sukoharjo. Perpustakaan Ganesa buka hari Selasa-Sabtu pukul 09.00-17.00 WIB dan hari Minggu pukul 12.00-17.00 WIB. Perpustakaan libur pada hari Senin dan hari libur nasional. Cara pendaftaran anggotanya sangat mudah. Cukup membawa KTP dan mengisi formulir kita sudah bisa menjadi anggota perpustakaan Ganesa. Dalam prosesnya juga dibutuhkan pas foto kita, namun tak perlu kawatir. Foto dilakukan di sana menggunakan kamera milik perpustakaan. Jika kita kehilangan kartu anggota sebaiknya segera melapor sehingga dapat dibuatkan kartu anggota baru. Kita hanya perlu membayar biaya cetak sebesar Rp 2.000;.




  • Sejarah Perpustakaan Ganesa
Perpustakaan Ganesa didirikan pada bulan Februari 2011. Perpustakaan ini merupakan hasil kerjasama suami istri dari Amerika Serikat, yaitu Michael Mrowka-Debra Lunn dengan pengusaha batik Pria Tampan dari Laweyan, Haji Nurudin. Gedung disediakan oleh pak Haji Nurudin dan buku serta managemen dihandle oleh Miachael-Debra. Perpustakaan ini awalnya merupakan merupakan fasilitas yang diberikan untuk karyawan pak Haji Nurudin, namun akhirnya berkembang dan meluas melayani masyarakat Soloraya. Masyarakat dapat meminjam segala buku yang dibutuhkan dengan gratis, yang perlu kita lakukan adalah menjaga buku agar tidak rusak. Jangan mencoret-coret ataupun menyobek halaman bukunya, karena buku pantas kita hormati.


  • Apa saja fasilitas Perpustakaan Ganesa?
Walaupun menjadi anggota perpustakaan Ganesa gratis, namun ada banyak fasilitas yang akan kita peroleh di perpustakaan Ganesa, diantaranya :
1. Parkir yang luas dan teduh.
Karena dahulu digunakan sebagai bengkel cuci mobil, parkiran perpustakaan Ganesa cukup luas. Sepeda motor dapat berlindung dari panas dan hujan, juga dapat bermanuver dengan nyaman jika akan keluar masuk area parkir.

2. Berbagai buku berkualitas baik lokal maupun import.
Sejak mengenal perpustakaan Ganesha, saya tidak lagi berhasrat membeli buku BBW (Big Bad Wolf). Karena di sini saya bisa memperoleh buku anak ataupun ensiklopedia import untuk anak saya. Kalau bisa pinjam, kenapa beli?

3. Kids Corner
Ruang baca untuk anak-anak dan dewasa di pisahkan. Untuk anak ada di sisi kiri pintu masuk, untuk dewasa di sisi kanan. Di ruang anak terdapat kids corner yang dilengkapi mainan edukasi seperti mainan kayu dan lego duplo. Anak saya bisa betah berjam-jam memainkan mainan-mainan tersebut. Terutama legonya, maklum, di rumah tidak ada mainan anak sultan seperti ini, hihihi...



4. Ruangan yang nyaman
Sejuknya AC merata di seluruh ruangan. Begitu juga dengan karpet tebal yang membentang di seluruh area perpustakaan. Terdapat pula meja pendek untuk membaca, lengkap dengan bantal besar sebagai pendamping yang membuat membaca makin nyaman dan menyenangkan.


5. Free wi-fi, unit komputer, satu set home theater, dan bahkan timbangan!
Ada wi-fi yang dapat digunakan untuk berselancar, namun gunakan dengan bijaksana ya. Dilarang mengunduh melalui saluran wi-fi karena dapat mengganggu aktivitas pengguna lain. Televisi layar lebar dan home theater digunakan untuk menyaksikan tayangan di saluran edukasi seperti National Geographic. Bisa juga digunakan untuk acara nonton bareng komunitas. Jika komunitas mommies ingin mengadakan nonton bareng bisa mengajukan surat ke perpustakaan Ganesa dan acara tersebut tidak dipungut biaya. Bagi yang ingin memeriksa berat badan tapi tidak punya timbangan di rumah, nanti bisa lho menimbang berat di sana, hehehe.... Ada timbangan digita yang insya Allah masih berfungsi baik.


6. Story telling
Setiap hari Sabtu pukul 14.00 WIB staff perpustakaan Ganesa mengadakan story telling/mendongeng untuk anak-anak di ruang baca anak. Acara ini gratis dan bisa dinikmati semua anak.


7. Bisa request buku.
Sedang mencari buku namun belum tersedia di perpustakaan Ganesa? Tenang... Di pintu masuk ruang baca dewasa ada formulir yang bisa kita isi. Kita tinggal menuliskan buku yang kita inginkan, siapa tahu perpustakaan Ganesa bisa mewujudkannya dalam waktu dekat.

8. Kamar mandi
Terdapat fasilitas kamar mandi yang berada di lantai dasar. Di dekat parkiran ataupun di bawah tangga. Walau kamar mandinya kecil tapi cukup bersih.

9. Staff yang helpfull
Walaupun segala fasilitas yang ada di perpustakaan Ganesa ini gratis, namun perpustakaan dikelola dengan profesional. Jika kita memerlukan bantuan, jangan ragu untuk bertanya dan meminta tolong ya. Jika ada pertanyaan kita juga bisa bertanya, staff di perpustakaan Ganesa akan siap sedia memberikan jawaban atas pertanyaan kita.


  • Apa Yang Bisa Kita Lakukan Untuk Perpustakaan Ganesa?

Suatu hubungan akan berjalan baik jika ada timbal balik positif bagi kedua belah pihak. Oleh karena itu kita bisa melakukan beberapa hal berikut ini sebagai bentuk penghargaan kita terhadap perpustakaan Ganesa:
1. Menaati peraturan
Dengan menaati peraturan, kita akan mempermudah kinerja staff di perpustakaan Ganesa dan tentu akan membuat kita makin nyaman di sana.

2. Ikut merawat buku-buku
Rawatlah buku yang kita pinjam. Dengan merawat buku, menjaganya tetap dalam kondisi baik maka akan memperpanjang usia buku. Dengan usia buku yang panjang, maka makin bermanfaatlah buku itu bagi banyak orang. Kita juga bisa mengajarkan anak kita untuk menghormati buku. Buku adalah sumber ilmu yang layak kita hormati. Kalau saya pribadi moms, jika ada sampul buku yang mulai lepas dan ada halaman yang sobek, saya akan mencoba memperbaiki dengan menselotip bagian yang rusak. Ajak anak untuk melakukan hal itu ya, itu adalah salah satu bukti sikap positif yang akan melekat pada anak.

3.  Donasikan bukumu
Merasa rumah kita terlalu banyak buku namun tak tersentuh? Atau buku masih bagus tapi sudah tidak kita perlukan? Cobalah untuk decluttering dan mendonasikan buku tersebut. Buku yang tak berguna bagi kita, bisa jadi adalah buku berharga bagi orang lain. Buku apapun boleh di donasikan asal kondisinya masih baik dan layak baca.

Demikian yang bisa saya bagikan untuk hari ini. Selamat membaca di perpustakaan.

Salam hangat,
sapamama





Sabtu, 12 Oktober 2019

Solo Kota Layak Anak. Ini dia rekomendasi komunitas ramah anak yang wajib di follow
Solo, Bandung, dan Denpasar merupakan Kota Layak Anak yang ada di Indonesia. Untuk meraih predikat tersebut ada beberapa kriteria yang harus di capai. Selain dari Kecamatan, Kelurahan, RT/RW yang layak anak, faktor paling penting adalah Keluarga

Keluarga merupakan kunci dari terbentuknya Kota Layak Anak. Keluarga sejahtera yang dimaksud adalah keluarga yang memiliki hubungan serasi antar anggota keluarganya. Apa saja tandanya? Yaitu adanya interaksi yang penuh kasih sayang, cinta, saling menghormati, dan menghargai antar anggota keluarga.

Faktanya, mungkin masih banyak keluarga yang jauh dari kriteria tersebut. Oleh karena itu kota Solo memberikan fasilitas untuk masyarakatnya yang berfungsi sebagai sarana edukasi dan konsultasi. Fasilitas ini adalah Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) yang berada di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Surakarta. Fasilitas ini hadir untuk memberikan perlindungan fisik dan mental bagi keluarga di kota Solo.

Di masing-masing kelurahan yang ada di kota Solo disediakan Taman Cerdas yang dapat digunakan oleh berbagai masyarakat baik itu anak-anak, remaja, orang dewasa dan manula. Sebut saja Taman Cerdas Jebres, Taman Cerdas Sumber, ataupun Taman Cerdas Mojosongo yang memiliki agenda khusus bagi masyarakatnya.

Nah, yang saya sebutkan di atas merupakan fasilitas dari pemerintah kota. Lalu, adakah sumber informasi atau fasilitas lain yang lahir dari masyarakat kota Solo sendiri?

Tentu saja ada.

Kota Solo juga dikenal sebagai kota kreatif. Jadi jangan heran jika di kota ini terdapat banyak komunitas yang dapat mendukung perkembangan keluarga di kota Solo dan Soloraya pada umumnya.

Berikut ini adalah komunitas asli kota Solo yang wajib di follow agar anak-anak dan tentu kita juga bisa mendapatkan wadah beraktivitas dan berkreasi.

1. Playdate Soloraya
Walau masih terhitung muda, komunitas ibu dan anak yang lahir pada bulan Januari 2019 ini telah melahirkan puluhan aktivitas positif bagi ibu dan anak usia dini (0-6 tahun) di kota Solo. Agenda aktivitas Playdate Soloraya biasanya dilakukan antara 2-4 kali sebulan. Meliputi aktivitas Playdate bagi anak usia 2-6 tahun, Baby Playdate untuk usia dibawah 2 tahun, dan Bincang Asyik yang ditujukan bagi orangtua. Silahkan nyalakan pemberitahuan di akun instagram @playdatesoloraya ya :)


2. Kompak Surakarta
Jika Playdate Soloraya diperuntukkan bagi anak usia dini, maka Kompak diperuntukkan bagi anak yang yang berusia di atas 6 tahun. Agenda aktivitas Kompak biasanya sekali dalam satu bulan. Silahkan follow akun mereka di @kompaksurakarta :)



3. Waldorf Solo
Merupakan komunitas belajar yang mengadaptasi pendidikan Waldorf/Steiner. Saat ini baru kota Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, dan Solo yang memiliki komunitas Waldorf. Agenda aktivitasnya dua kali dalam sebulan. Teridiri dari Studi Group untuk orangtua dan Temu Sabtu, aktivitas bagi anak berusisa 0-7 tahun. Mommies bisa mengikuti akun instagram mereka di @waldorf.solo

4. Anak Bawang
Komunitas ini merupakan komunitas yang memperkenalkan mainan tradisional pada masyarakat. Tidak hanya anak-anak, tapi orang dewasa dapat bernostalgia ketika mengikuti aktivitas dalam komunitas Anak Bawang. Untuk dapat merasakan keseruannya mommies bisa datang ke Car Free Day (CFD) kota Solo. Lokasinya bisa langsung di cek melalui akun instagram @anakbawangsolo.
5. Komunitas Balance Bike
Balance bike juga dikenal sebagai Pushbike. Beberapa tahun ini balance bike menjadi media populer untuk sarana bermain anak sebelum anak beranjak ke sepeda roda dua. Di Solo ada dua komunitas balance bike. Yang mengadakan latihan di hari Jumat adalah @pushbike.official dan yang mengadakan latihan di hari Minggu adalah @balancebikesolo.



6. Doing Project
Doing merupakan kependekan dari Dongeng Keliling. Komunitas ini terdiri dari mahasiswa dan anak muda yang ingin mengenalkan budaya bertutur (berdongeng) pada anak dan keluarga di kota Solo. Untuk agenda terbaru mereka bisa diakses melalui akun instagram @doingproject.

7. Dongeng Kincir Ria
Sama seperti Doing Project, Dongeng Kincir Ria juga merupakan gerakan yang diciptakan anak muda Solo untuk mengenalkan budaya bertutur. Silahkan follow akun instagram @dongengkincirria uuntuk informasi seputar kegiatan mereka ya :)


Itulah tujuh rekomendasi komunitas ramah anak yang ada di kota Solo. Apakah mommies sudah bergabung, atau mommies punya rekomendasi lain?

Tulis feedback di kolom komen ya.... 


Salam hangat
sapamama



Rabu, 09 Oktober 2019

Asyiknya Floating Yoga di Celebrity Fitness Solo Paragon
Walau bukan ahli namun bisa dibilang saya menyukai olahraga Yoga. Pertama kali saya melakukan olahraga ini ketika saya berada di Samarinda padal tahun 2010 awal. Dulu saya berlatih di salah satu sanggar di dekat Stadion Segiri. Terakhir saya ke Samarinda tahun 2013 studio tersebut masih ada. Entahlah jika sekarang. Saya lupa nama studionya, walau tempatnya kecil tapi di sana cukup lengkap lho... Selain yoga di sana juga ada Pilates, Aerobic, BL, dan Belly Dancing. 

Setelah sebelumnya saya me-review beberapa studio yoga dan zumba di kota Solo di artikel ini dan ini, kemarin saya berkesempatan untuk mencicipi salah satu franchise studio olahraga terbesar di Indonesia, yaitu Celebrity Fitness

Beberapa kali melihat iklannya di sosial media, akhirnya saya mencoba free trial yang mereka tawarkan. Free trial ini dapat dilakukan selama 7 hari. Cukup menarik bukan? Akhir pekan saya mengisi data dan di hari senin saya langsung dihubungi staff Celebrity Fitness (celfit) Solo Paragon. 

Kak Hans, staff Celfit memberikan beberapa opsi untuk saya pilih. Karena saya suka yoga, maka saya mencoba Floating Yoga. Seperti yang kita ketahui, yoga bermanfaat untuk mengurangi stress, membuat tubuh menjadi rileks dan santai. Lalu, apa beda yoga dan floating yoga? 

Floating yoga memerlukan perlengkapan khusus yang mirip dengan ayunan, namanya swing. Swing memiliki beberapa bagian, ada bow paddle, short paddle, long paddle, hammock dan foot strap (cmiiw). Selain itu floating yoga juga memiliki gerakan yang banyak melawan gravitasi. Yang paling menonjol adalah gerakan inversion (posisi kepala di bawah).


Bagi saya floating yoga cukup menarik dan menantang. Banyak gerakan yang mungkin sulit dilakukan dengan pada yoga biasa namun bisa dilakukan dengan mudah melalui alat bantu swing dalam floating yoga. Contohnya, handstand. Karena kaki bertumpu pada lilitan kain, maka posisi handstand sangat mungkin di lakukan. Kuncinya adalah kita harus selalu rileks. Jika tubuh kita tegang maka beban malah akan bertambah. Efeknya kita akan kesulitan bergerak dan pasca latihan otot akan sakit.

Banyak gerakan akrobatik dan indah bisa dikembangkan dalam floating yoga, jadi jangan heran kalau para peserta di kelas yoga ini tak segan untuk mengabadikan momen gerakan indah yang mereka lakukan. Saya adalah salah satunya, hahaha....


Pelatih dalam kelas floating yoga ini adalah koko Arif yang juga menjadi instruktur di Yoganeps. Beliau memang merupakan salah satu instruktur yang mumpuni dan recommended di kota Solo. Selama latihan kami dibimbing dengan baik. Jika ada kesulitan maka beliau tak segan untuk membantu.


Nah, karena ruangan di Celfit ini sangat nyaman dan full AC maka kerja keras kami berayun-ayun tidak menghasilkan keringat, padahal sudah sampai ngos-ngosan, hahaha.... Yoga tanpa keringat rasanya seperti ada yang kurang. Namun bukan itu yang menybabkan kami hanya berakhir di free trial. Ada beberapa alasan kami mengurungkan niat untuk bergabung dalam membership,
1. Dilarang membawa anak kecil.
Saya dan teman saya memiliki anak balita yang harus senantiasa diajak beraktivitas. Staff Celfit memberi kelonggaran untuk anak-anak dapat menunggu di ruang tunggu. Namun, namanya balita, rasanya hati ini tak nyaman kalau tidak bisa memandang mereka.
2. Kontrak membership yang panjang
Jadi, untuk menjadi member di Celfit kita harus memiliki kontrak selama 12 bulan. Untuk ibu-ibu yang sering bepergian keluar kota, rasanya terlalu "sayang" bagi kami untuk tidak disiplin mengikuti kelas. Rugi kalau harus libur seminggu-2 minggu karena harga paketnya sudah cukup pricey.


Berapa harga membership di Celebrity Fitness Solo Paragon?
Jadi ada beberapa rules ya moms.....
1. Konrak membership selama 12 bulan. Untuk Celfit di Solo Paragon biaya bulanannya 574k.
Untuk member baru, 2 bulan pertama membayar biaya bulanan dan biaya GSP sebesar 349k. Jadi total yang harus dibayar selama 2 bulan adalah 923k.
2. Pembayaran biaya bulanan setiap tanggal 1. Jika kita tidak berangkat latihan tetap akan dikenakan biaya sesuai kontrak.
3. Jika sekiranya kita akan keluar kota dalam waktu lama, kita bisa mengajukan cuti. Cuti ini harus diajukan sebulan sebelum hari H dan ada biaya administrasi 200k.
4. Dengan menjadi member kita bisa mengikuti semua kelas sesuai dengan keinginan kita, hanya saja jika kita ingin menggunakan jasa Personal Trainer (PT), maka akan ada biaya tambahan. Kita bisa memilih PT sesuai dengan keinginan dan kecocokan kita terhadap PT tersebut.

Kutang lebihnya seperti itu ya...

Yang pasti fasilitas olahraga di sini amat sangat lengkap. ada fasilitas loker, kamar mandi dan sauna. Staff yang service excellent. Serius lho... Kak Hans yang mendampingi saya dan teman-teman ini bisa menghandle anak balita dan cukup sabar.

Jadi, jika ada biaya dan waktu anda cocok silahkan bergabung dengan Celfit Solo Paragon.
Berikut ini adalah jadwal latihan di Celebrity Fitness Solo Paragon. Selengkapnya ada di laman web Celfit ya...


Demikian yang dapat saya bagikan kali ini. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa.


Salam hangat,
sapamama

Senin, 07 Oktober 2019

Taman AAJI Stadion Manahan Rusak?
Sekitar dua minggu (16/9) lalu saya mengunjungi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta yang terletak di Jl. Menteri Supeno No.7 Manahan, Kota Surakarta. Di luar perkiraan, ternyata keperluan saya bisa cepat selesai. Tak sampai 30 menit saya sudah dapat meninggalkan kantor Dishub.

Karena masih banyak waktu sebelum tiba saat makan siang, maka saya mencari lokasi untuk dikunjungi di sekitar Manahan. Saya teringat postingan teman di story instagram. Saat itu teman saya sedang asyik mengabadikan momen di taman yang dipenuhi alat fitness. Lokasinya ada di kawasan Stadion Manahan. Hmm.... Kebetulan sekali. Saya bisa mengajak anak bermain di taman sekaligus  melihat kondisi terkini  proyek renovasi Stadion Manahan yang selama ini hanya saya lihat di media sosial.


Stadion Manahan sendiri pekerjaannya telah rampung di bulan September 2019. Kini kota Solo  bisa berbangga karena telah memiliki memiliki stadion megah dan modern dengan kapasitas 20.000 penonton. 

Setelah mengelilingi stadion, maka saya menuju ke pintu utama. Tepatnya ada di dekat Plaza Manahan (belakang patung Soekarno). Ternyata taman fitness yang ingin saya tuju ada di situ. Taman AAJI namanya. Taman AAJI ini merupakan taman yang dibangung dari dana CSR dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Tak tanggung-tanggung, dana sekitar 300 juta digelontorkan untuk membangun taman ini.




Walau tidak terlalu luas, taman AAJI memiliki fasilitsa yang cukup lengkap. Terdapat playground, alat fitness di ruang terbuka, sitting group, jogging track dan selfie spot. Baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa dapat beraktivitas bersama di taman yang diresmikan pada bulan agustus 2019 ini. Kota Solo sendiri merupakan salah satu kota ramah anak di Indonesia, dengan adanya ruang taman ini maka menambah panjang daftar ruang terbuka yang ramah anak.






Seperti yang kita ketahui, saat ini sedang musim kemarau panjang. Banyak debu yang bertebaran, rumput-rumput juga mengering. Hal tersebut dapat kita rasakan juga di taman AAJI. Tidak ada rumput hijau dan debu beterbangan. Ada satu arena permainan tradisiona yang tertutup dengan debu.



Yang lebih mengenaskan lagi, walau masuk kategori taman yang baru di bangun, namun sarana permainan banyak yang rusak. Contohnya ayunan yang sudah jebol dan ambruk. Komidi putar pun tidak ada, entah karena memang belum dipasang atau rusak lalu disingkirkan. Untuk ayunan, menurut teman saya yang berkunjung beberapa hari sebelum kedatangan saya mengatakan bahwa saat dia datang mainan ayunan masih utuh, entah apa yang membuatnya ambruk.



Alat fitness juga sudah ada yang jebol dan patah. Menurut beberapa rekan yang berpengalaman dalam konstruksi dan bangunan, rusaknya alat tersebut bisa disebabkan karena pemasangan kurang kuat, namun juga ada kemungkinan karena materialnya yang terlalu ringkih.


Jogging track juga tak jauh berbeda, ada beberapa bagian yang ambrol. Jujur saja ini membuat saya prihatin. Fasilitas yang baru selesai dibangun dan memiliki tujuan yang baik namun  sudah rusak dalam waktu singkat.


Apakah ada garansi kontraktor sehingga kondisi ini dapat diperbaiki? Entahlah.... Setidaknya, mungkin pengelola bisa memindahkan alat yang ambruk agar tidak mengganggu aktivitas pengguna dan membahayakan anak-anak.

Tentunya mencegah lebih baik daripada mengobati.
Lalu, sebagai warga kota Solo yang baik apa yang bisa kita lakukan?

1. Setidaknya dengan kita menggunakan alat sesuai fungsi akan sangat bermanfaat demi keberlangsungan fasilitas publik. Kita bisa saling mengingatkan untuk sama-sama menjaga fasilitas, misalnya, ada remaja atau orang dewasa mainan perosotan, boleh saja kita tegur, itu demi kebaikan kita semua.
2. Mematuhi peraturan "Dilarang Merokok" kita juga sudah memberikan sumbangsih pada sesama.
3. Membuang sampah ke tempat sampah sesuai pemisahan jenis sampahnya dapat membuat taman terjaga kebersihannya.


Salam hangat,
sapamama




PS. Update Taman AAJI 16 Oktober 2019
Maina dan alat fitness yang rusak sudah di pindah

Kamis, 12 September 2019

Tips Make Up Untuk Pipi Chubby dari Beauty Class LT Pro. Tips Membuat Alis? Ada!
Pertama kali saya menggunakan produk make-up dari La Tulipe sekitar awal tahun 2013. Saat itu perusahaan tempat saya bekerja melakukan kerja sama dan La Tulipe dipercaya sebagai produk make-up yang diwajibkan untuk digunakan sehari-hari.

Sejak saat itu saya selalu membeli produk make-up dari La Tulipe. Kenapa? Produk pemulas bibirnya tidak menyebabkan bibir kering dan warnanya tidak pecah walaupun telah lama digunakan. Compact powdernya memberikan perlindugan terhadap sinar UV. Yang paling saya suka adalah... Walaupun sudah mengandung foundation tapi compact powder La Tulipe tidak menyebabkan kulit saya berjerawat, padahal kulit saya termasuk sensitif. Sejak saat itu produk compact powder La Tulipe menjadi andalan saya.


Hari Minggu tanggal 8 September 2019, saya berkesempatan mengikuti La Tulipe Beauty Class Glam Make Up dan Tips Hijab Pesta di Solo Paragon Mall, Surakarta. Acara yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini berjalan dengan menyenangkan. Hadir diantara kami MUA (make-up artist) dari kota Solo sebagai narasumber kami. 

Kali ini kami akan menggunakan serangkaian perlengkapan make-up dari LT Pro. Senang sekali akhirnya saya bisa mempelajari seni mempercantik wajah dari brand favorit saya. Sebelum mulai mengaplikasikan make-up, kami harus membersihkan wajah kami terlebih dahulu. Ada dua jenis make-up remover yang kami gunakan.
  • Cleansing Water LT Pro untuk membersihkan make-up di area pipi, dahi, dagu dan leher.
Pembersih ini warnanya hitam, botolnya tinggi dengan kapasitas 150ml. Pas dalam genggaman. Modelnya pump sehingga menjaganya tetap steril. Cara mengaplikasikannya dengan membasahi kapas lalu diusapkan pada kulit. Aromanya harum namun lembut. Iya, pembersih wajah ini alchohol free, jadi aman untuk digunakan. Teksturnya watery, cair dan tidak lengket. ketika selesai digunakan juga tidak menyisakan after taste. Wajah terasa ringan dan bersih. cleansing water ini juga PEG free lho, apa itu? PEG atau Polyethylene Glycol merupakan salah satu komponen kimiawi yang digunakan dalam industri kosmetik dll. Selengkapnya bisa mempelajarinya di sini.

Harga produk ini sekitar Rp77.000; - Rp95.000;.
  • Simply Touch Eye make-up Remover untuk membersihkan lipstick dan eye shadow.
Hampir sama seperti produk sebelumnya, produk pembersih make-up ini juga harus menggunakan kapas untuk di aplikasikan di wajah. Aromanya juga harum dan lembut. Walau ada kandungan minyaknya, tapi tidak terasa lengket dan ringan di kulit. Kemasannya cukup mungil dengan kapasitas 120ml sehingga mudah dibawa bepergian.

Harga produk sekitar Rp63.000; - Rp85.000;


  • Setelah membersihkan wajah, kini kita memasuki tahap selanjutnya yaitu menggunakan powdery foundation. Apa itu?

Powdery Foundation LT Pro - Sumber : www.ltpro.com 

Powdery Foundation ini dapat memberikan dua tampian yang berbeda, yaitu glossy dan matte. Caranya?

- Untuk tampilan matte kita bisa mengusapkan puff seperti biasa atau di tap-tap dengan pelan dan penuh kasih sayang, hehe....
- Untuk tampilan glossy kita bisa membashi puff  lalu diaplikasikan di wajah kita.

Kalau saya pribadi lebih menyukai tampilan matte mom, hehehe.... Kalau glossy jadi nampak seperti artis Korea, kan repot kalau nanti diminta foto bareng, hahaha.....

Powdery foundation ini terdapat tiga pilihan warna, yaitu : Latte, Almond, dan Hazelnut. Hmmm... Sounds yumm... 

Harga produk ini sekitar Rp112.000; - Rp120.000;

By the way, ada sedikit tips tentang aplikasi foundation nih, mau tahu?
Untuk penggunaan foundie, kita bisa langsung menggunakan dua jenis foundie sekaligus, yaitu foundation cream  liquid. Perbandingannya adalah 1:1. Namun bagi kulit yang memiliki banyak bekas jerawat dapat menggunakan 2:1. Jika masih belum mencapai hasil yang diharapkan bisa ditambah dengan menggunakan perfect blend foundie yang memiliki dua varian warna yaitu exotic & fire.

  • Selesai meratakan foundie, kita gunakan Countoure Kit Count On Me dari LT Pro. 

LT Pro memiliki countour & highlight kit yang bernama Count on Me. Terdapat tiga warna untuk hightlight dan tiga warna untuk countouring. Sudah sejak lama saya ingin mencoba teknik countouring, maklum, pipi saya agak chubby. Dan karena saya punya garis tulang pipi yang tegas, saya ingin menonjolkannya dengan menggunakan teknik countouring ini




Aplikasi Count On Me - Sumber : PicDeer
Di bagian dalam kit sudah ada pola yang bisa kita ikuti untuk diterapkan sesuai bentuk wajah. Tips make-up untuk pipi chubby yang dijelaskan dalam beauty class adalah dengan memberikan garis countour dari tengah telinga di tarik ke arah cuping hidung. Gunakan warna secukupnya, jangan terlalu tipis ya, kalau terlalu tipis nanti countour-nya tidak terbentuk. Kemarin saya terpaksa mengulangi proses dari awal karena belum berhasil, Dipercobaan kedua (menggunakan krim yang lebih banyak), barulah shading wajah dapat terbentuk.

Untuk countour hidung, tarik garis dari cuping hidung naik ke atas hingga kelopak mata, makin naik garisnya makin tipis.

Untuk hasil maksimal, countouring wajah ini akan lebih baik jika dilengkapi dengan teknik highlights. Kemarin saya hanya memainkan kontur saja, walau shading wajah terbentuk tapi masih belum sesuai ekspektasi.

Harga produk Count on Me sekitar Rp149.000-Rp 154.000;

  • Langkah selanjutnya kita bisa mengaplikasikan LT Pro loose powder.

Loose Powder LT Pro - Sumber : www.ltpro.com 
Kali ini kita bisa mengaplikasikannya menggunakan brush ya... Kenapa kok menggunakan brush?
Karena lebih ringan dan merata pada kulit kita. Selain sponge, brush menjadi make up item yang wajib dimiliki setiap wanita.

Loose powder atau bedak tabur ini istimewa lho, karena mengandung silica untuk menyerap produksi minya berlebih sehingga tampilan make-up akan nampak segar sepanjang hari. Bedak ini juga memiliki formula vitamin E yang melembabkan & mengandung antioksidan, juga dilengkapi avocado oil yang melembutkan kulit.

Bedak ini tersedia dalam empat warna, yaitu Clair, Ivory, Ochre, dan Natural dan Beige.

Harga produk ini berkisar RP120.000-Rp.129.000;


  • Melangkah ke tahap selanjutnya yaitu penggunaan compact powder, gunakan yang sesuai warna kulit kita ya...
Langkahnya mudah, cukup di aplikasikanmenggunakan brush atau sponge. Saya suka dengan produk ini karena tidak cakey, coverage bagus tapi tidak tebal.

Selain menyerap keringat berlebih, compact powder ini juga dapat menutup kerutan dan bekas jerawat. Dilengkapi sunflower oil & vitamin E untuk melembutkan dan melingungi wajah dari radiasi bebas.

Harganya sekitar Rp 129.000;-Rp140.000;

Berlanjut ke area mata, kita bisa memilih untuk mempercantik bagian mata terlebih dahulu atau alis.

  • Karena alis saya sudah rapi dan tebal, saya memilih untuk menghias mata dengan eye shadow terlebih dahulu (kita bisa memilih sebaliknya).
Dengan tema glamour, yang terbayang biasanya jenis warna yang glittery blink-blink ya... namun kali ini berbeda. Di acara La Tulipe Beauty Class Glam Make Up ini penekanannya pada make-up glamor namun natural, jadi dengan warna yang kalem kita tetap bisa tampil glamor.

Sebelum mengaplikasikan eye shadow, kita bisa menggunakan eye shadow primer agar warna yang dihasilkan lebih kuat dan tahan lama. Untuk eye shadow, pilih warna sedang untuk di daerah kelopak mata, warna gelap di area ujung mata. dan pilih warna terang di area bawah alis. Usapkan secara berlahan dan merata hingga mendapatkan hasil yang sesuai dengan selera kita.

  • Memberntuk alis

Membentuk alis merupakan drama tersendiri bagi para perempuan. Kebanyakan dari kita memiliki masalah disini, entah karena alis terlalu tebal, pangkalnya menjadi kotak, ataupun asimetris. Sebetulnya untuk membentuk alis sudah ada pakemnya lho...
1. Gunakan pensil untuk mengukur & menunjukkan ujung alis, yaitu dari atas daun telinga/tengah telinga ke ujung alis kita.
2. Puncak alis, yaitu di lengkungan bagian atas alis.
3. Buat garis di sisi bawah alis, mulai tarik garis dari pangkal alis ke arah puncak, setelah itu lanjutkan hingga ujung. Ulangi di sisi atas alis dan pertemukan di ujung yang sama.
4. Jika sudah membentuk bingkai, maka isi bagian dalam alis, pelan dan merata.
5. Berhati-hati di bagian pangkal agar tidak berbentuk kotak, usap searah dengan bulu alis.
6. Kita juga bisa menggunakan eye shadow untuk mengisi bagian dalam alis. Terutama bagi yang alisnya tebal, agar hasilnya lebih natural. Produk khusus yang bubuk juga ada, biasanya dilengkapi dengan sisir mungil untuk merapikan alisnya.

Proses pembuatan alis - Sumber : Akun instagram @emakbloggersolo

  • Setelah itu, menggunakan Blush On dan Highlighter

Pilih warna yang sesuai dengan kita, gunakan brush berukuran besar, usap pelan di area pipi, tarik dari arah pipi menuju telinga. Sempurnakan dengan highlighter agar nampak shinny dan anggun.

  • Terakhir, lipstick!

Pilih warna kesukaan kita yang tentu disesuaikan dengan tema glam.

Demikian serangkaian tutorial penggunaan make-up dalam Beauty Class besama La Tulipe Cosmetics. Mantab dan recomended!



Ohya, kami juga memperoleh bingkisan cantik dari acara La Tulipe Beauty Class Glam Make Up dan Tips Hijab Pesta lho.... Yuk, kita intip isinya.


1. Cleansing Water
Yeay, senang sekali bisa mendapatkan produk ini, review sudah saya tulis di bagian atas artikel ya...

2. Face Mist
Kemasan mungilnya cocok.untuk travelling. Cukup satu kali spray untuk menyegarkan.diri.

3.  Compact Powder
Desainnya sederhana dan elegan, yang sangat mengejutkan, awalnya saya kira produk ini tidak memiliki cermin, ternyata cerminnya dilindungi sedemikian rupa menggunakan glass protector.



Berikut ini ingredientsnya ya...




Ada satu hal lagi yang membuat saya merasa nyaman dan tenang saat menggunakan produk LT Pro, apa itu?

Produk-produk LT Pro sudah bersertrifikasi Halal dari MUI, tak ada keraguan, makin yakin dan mantab menggunakan produk-poduk LT Pro.


Salam Hangat,
sapamama