Belajar dari Ibu: Movie Club pertama di Ruai Coffe sukses, peserta happy dan bakal bikin lagi
Dibiliang movie mania, sebenarnya bukan. Namun, diriku bisa dibilang suka nonton film. Sebagai seorang anak desa, bisa nonton film di bioskop adalah sebuah priviledge. Akses ke kota paling dekat tuh 30 menit dan harus menggunakan kendaraan pribadi. Kalau naik kendaraan umum bisa 1 jam lebih!
Sebagai gen Milenials, tumbuh besar dengan film vampir, film Suzanna, Warkop, dan sempat mencicipi Layar Emas RCTI. Sungguh sebuah acara nonton yang dinanti-nanti kala itu. Film bioskop pertama jadi core memory banget, malam-malam dianterin papa, boncengan bertiga sama adik, antre beli tiket sampai masuk ke ruangan manager buat beli tiket nonton film legendaris, Titanic! Jaman segitu belum digalakan nonton sesuai rating, jadi mohon maklum ya... Ah, terima kasih papaku yang sudah mengusahakan yang terbaik untuk kami.
Kalau sekarang, nonton bareng anak lebih mudah karena film anak dan keluarga yang bagus sudah banyak. Jadi bisa nonton sesuai dengan usia anak gen Alpha kita. Nggak kayak kita jaman dulu, hehehe...
Lain kali akan aku ceritakan kisah petualangan nonton di masa muda yang seru banget kalau diinget-nget.
Dan berawal dari kesukaan terhadap film, ketemu teman yang punya kesukaan yang sama, ada kedai kopi yang DM ngajak kerja sama, akhirnya terwujudlah agenda Movie Club Belajar dari Ibu.
Yang aku suka dari klub yang aku buat adalah adanya waktu untuk ngobrol dan sharing di rentang waktu yang terbatas (sekitar 2 jam). jadi, konsepnya bukan nonton 1 film full, aku buat konsepnya berbeda agar semua peserta bisa berbagi cerita, sama rata.
Dan inilah beberapa film yang kami bahas di Ruai Coffee pada Movie Club #1
- Colony (2026)
Film yang baru saja turun layar di bioskop kota Solo. Pemeran utamanya Ji Chang Wook dan Ju Ji Hyun. Film ini adalah film zombie, tetapi zombienya beda dengan zombie-zombie sebelumnya (termasuk pendahulunya, Train to Busan). Kenapa? Karena zombienya memiliki karakter semut, bisa saling berkomunikasi, punya ratu, itulah kenapa berjudul COLONY.
- Inception (2010)
Siapa sih, yang nggak tahu filmm ini? Christopher Nolan mengumpulkan aktor-aktor dan aktris yang saat itu sedang naik daun dalam satu film yang mindblowing. Bahkan saat lihat trailernya lagi, rasa kagum itu masih ada. Saat kita tertidur, pasti teman-teman mengalami proses bermimpi, bahkan terkadang ada mimpi di dalam mimpi. Dan melalui film ini, mimpi bisa menjadi media penting dalam sebuah langkah kehidupan. FIlm tentang imajinasi dan trauma yang dilengkapi dengan plot twist dan open ending. Bahkan dikehidupan nyata, sang aktris, Ellen Page mengejutkan fans-nya. Apakah kamu salah satunya?
- Suicide Squad (2016)
Film superhero atau pahlawan yang membela kebenaran dan memerangi kejahatan sudah banyak dan jadi waralaba paling sukses di jagad raya. Namun, bagaimana dengan film tentang film anti hero? Ketika para villlain superhero justru harus berjuang menyelamatkan umat manusia. Penasaran? Nah, kalian wajib banget nonton film ini.
- Shutter Island (2010)
Tampaknya 2010 merupakan salah satu tahun produktif Leonardo di Caprio. Sebelum Inception rilis di bulan Juli 2010, Shutter Island sudah lebih dulu mengguncang layar lebar di bulan Februari. Ini adalah film tentang sosok detektif yang ditugaskan untuk menyelidiki kejadian di sebuah pulau yang merupakan pulau tempat berbagai pasien dengan gangguan jiwa berat dirawat. Di sini Leo ditemani Mark Rufallo. Dan tentunya film ini mengandung plot twist yang bikin ha he ho.
- Voicemails for Isabelle (2026)
Selain Colony, film ini jadi film baru yang dibahas di Movie Club #1. Voicemails for Isabelle merupakan film produksi Netflix. Pemeran utamanya juga fresh. Kalau kata teman, karakter cowoknya ganteng tapi vibes-nya masih bisa dijangkau, haha... Berkisah tentang seorang perempuan yang saat tipsy tidak sengaja mengirimkan voicemails ke nomor asing. Ia mengira nomor itu adalah nomor telepon adiknya yang sudah meninggal. Karena penasaran, hubungan tak sengaja itu pun berlanjut.
- Dead Poet Society (1989)
Katanya, guru dan pendidik wajib nonton film ini. Biasanya Robin Williams hadir di film komedi, jadi saya berekspektasi kalau film ini akan fun. Secara garis besar, Dead Poet Society bercerita tentang kehidupan di asrama laki-laki elit di Amerika. Robin berperan sebagai seorang guru yang menginspirasi murid-muridnya untuk mendobrak sistem kaku melalui sastra dan filosofi carpe diem (raihlah hari ini). Sepertinya endingnya bitter sweet, karena ada di Netflix, mungkin akan saya tonton dalam waktu dekat ini.
- The Sixth Sense (1999)
Film akhir masa 90an yang saat itu cukup ramai dibicaran dan film ini bercerita tentang seorang anak kecil yang bisa melihat hantu sehingga kemampuan sosialnya menjadi terganggu. Kemudian, ia bertemu dengan seorang psikiater yang membantunya untuk bersosialisasi sekaligus membantu unfinished bussiness dari hantu-hantu yang ia temui. Layaknya film-film sebelumnya, film ini mengandung plot twist.
Nah, itulah beberapa film yang kami diskusikan dalam agenda Movie CLub #1 Belajar dari Ibu. Selanjutnya, enaknya kita bahas film apa ya?
Salam Hangat,
sapamama


0 Komentar