Webtoon Yang Tamat di Bulan Desember 2020 Ini Tetap Layak Untuk Direkomendasikan (Awas Spoiler!)

Setiap bulan Webtoon Indonesia selalu menghadirkan komik-komik baru yang layak untuk dibaca. Kini genre komik yang dihadirkan pun semakin beragam, setiap ada rilis baru selalu ada genre komedi, romantis, aksi, slice of life atau horor/thriller. Hal ini mungkin menjadi pertimbangan dari pihak Webtoon karena tuntutan netizen yang menginginkan keseimbangan dalam variasi komik yang ditampilkan.

Coba saja teman mama tengok di kolom komen. Jika rilis komik hanya fokus pada genre romantis, para pecinta genre aksi, horor, thriller, atau komedi pasti akan meluapkan kegelisahannya. Entah memohon-mohon ataupun marah-marah. Melihat yang terjadi saat ini, ternyata yang mereka lakukan tidak sia-sia, walau... Dominasinya tetap ada di genre kisah romantis saja, hahaha....

Bulan Desember 2020 Webtoon Indonesia merilis beberapa komik baru, yaitu :
GENRE DRAMA ROMANTIS: Love Quest For Servant Girl, You're My Number 1, Season Of Blossom, All I Want Is You, dan Love Teleport.
GENRE KOMEDI ROMANTIS: Gentle HIPster,Oh My Boy!
GENRE THRILLER: Perfect Family dan Garden Of The Dead Flower
GENRE AKSI: High Scool Soldier

Lalu, komik apa saja sih yang sudah tamat di bulan Desember ini?

1. Whisper Of Hope karya KRUC (Romantis)

Webtoon ini rilis 5 Desember 2018 dan berakhir pada 8 Desember 2020 dengan total 100 episode. Whisper of Hope bercerita tentang seorang gadis bernama Hani yang secara mendadak harus pindah dari kota ke sebuah pulau terpencil bernama Pulau Parampam. Di sana ia bertemu dengan penduduk desa yang unik dan baik. Kepala desa Parampam, nenek Manya adalah seorang nenek mungil yang sangat ceria dan kadang annoying. Karena Hani adalah seorang pendatang, ada seorang penanggung jawab yang harus menemani Hani dan memperkenalkan Hani dengan lingkungan pulau, yaitu Arya. Arya adalah seorang pemuda yang tampan, baik, dan aktif di kegiatan pulau. Arya bersahabat dengan Momo, cucu Nenek Manya, yang ternyata sudah sejak lama menyimpan perasaan pada Arya.

Pada suatu malam yang lebat Hani pergi ke ujung pulau. Di sana dia melihat sebuah batu aneh yang nampak seperti gerbang. Lalu, suatu keajaiban terjadi, mendadak muncul sesosok pemuda yang sangat tampan di hadapan Hani. Sejak hari itu kehidupan Hani menjadi semakin menarik dan berwarna.

Webtoon ini tak hanya bercerita tentang romantisme cinta antara pria dan wanita, namun juga berisi tentang persahabatan, kasih sayang, dan melepaskan.

Walau ada gambar yang kurang proporsional, namun secara garis besar ilustrasi webtoon ini bagus. Desa Parampan digambarkan sangat indah dan mengingatkan kita akan kota-kota kecil di Eropa.


Jika teman mama memiliki waktu luang, Webtoon Whisper of Hope ini saya rekomendasikan untuk mengisi hari-hari teman mama. Kisah cintanya manis dan indah sehingga terlalu sayang umntuk dilewatkan. Webtoon ini karya anak bangsa lho... Yuk, kita dukung dengan membaca dan memberikan komentar positif pada karyanya.

2. My Anti-Fan! karya Jaerim (Romantis)

Webtoon drama romantis ini berasal dari webtoonist Korea. Sebetulnya ini bukan kali pertamanya mereka mengangkat tema idol. Sering sekali Webtoon dari Korea Selatan mengangkat kisah idola. Mungkin karena idol sudah menjadi budaya mereka. Webtoon My Anti-Fan! di rilis di Indonesia pada 21 April 2019 dan berakhir pada13 Desember 2020 dengan total 89 episode. Webtoon ini berkisah tentang seorang wartawan bernama Geunyeong yang suatu hari meliput sebuah berita dan malah berselisih dengan seorang idol ternama, Whojoon. Karena Geunyeong mengalami banyak kesulitan, ia pun menjadi anti-fan Whojoon. Karena suatu hal Geunyeong dan Whojoon justru harus bekerjasama dalam sebuah reality show. Akan seperti apa akhir kisah ini?

Yang pasti kisah yang disajika author Jaerim dalam My Anti-Fan! sangat menghibur banyak orang. Di sini kita juga belajar bahwa ternyata mejadi seorang idola tidaklah mudah.

Sepanjang cerita teman mama akan dimanjakan dengan karya visualisasi author-nim yang indah. Ohya, Webtoon ini sudah ada serial drama Tiongkok-nya lho... Namun beberapa pecinta Webtoon ini menyayangkan akhir kisah drama ini karena berakhir tragis.

3. Loser Life karya Taejoon Park / Sunwook Jeon (Drama)

Masih tentang Webtoon dari negeri gingseng nih. Bagi saya pribadi ini adalah salah satu komik terbaik yang pernah saya baca. Ceritanya benar-benar fresh dan unik. Webtoon yang dirilis pada 17 Desember 2019 dan berakhir pada 22 Desember 2020 ini berjalan sangat smooth. Namanya juga fiksi tentu banyak sekali hal yang diluar nalar yang ada di Webtoon Loser Life ini. Webtoon ini berkisah tentang Jang Ancheol, seorang mantan atlet dan pengusaha sukses yang kembali ke masa lalu karena terkena kutukan. Namun, di masa lalu dia tak menjadi dirinya sendiri, namun berubah menjadi sosok Kim Jin Woo, seorang murid SMA yang dulu menjadi korban perisakan yang dia lakukan. Jang Ancheol bisa kembali ke kehidupannya yang sesungguhnya jika ia dapat mencegah kejadian yang menyebabkan Loser Life pada kehidupan Kim Jin Woo.



Hmm... Kira-kira ada hal apa saja yang harus dicegah oleh Jang Ancheol dan hal apa saja yang akan ia alami? Teman mama harus membaca sendiri kisa seru petualangan mereka dalam Loser Life.

Yang pasti Webtoon keren ini berkisah tentang persahabatan, keberanian, memaafkan, dan tentu bumbu cinta yang tak biasa.

Penulis Webtoon ini, Taejon Park juga merupakan webtoonist dari Webtoon Lookism dan How To Figh yang juga merupakan komik drama aksi wajib di baca.



Ilustrasi di Webtoon Loser Life ini adalah karya Sunwook Jeon. Kalau saya bilang, ilustrasinya cowok banget. Tegas, unik, dan menarik. Dalam hati kecil saya berharap bahwa Webtoon ini bisa diwujudkan dalam bentuk drama, hmmm...pasti keren banget!

4. Yumi Cells karya karya Donggeon Lee (Slice of Life)

Yumi Cells adalah salah satu Webtoon pertama yang saya baca di aplikasi online. Dan memang, komik ini adalah salah satu komik awal yang disajikan di Webtoon Indonesia. Yumi Cells rilis pada 1 Desember 2015, namun sayangnya Webtoon ini tidak bertahan hingga tuntas di Webtoon Indonesia karena kurangnya peminat. Webtoon ini terpaksa 'ditamatkan' pada 17 Agustus 2018 ketika Webtoon ini mencapai 285 episode. Untungnya di Webtoon versi bahasa Inggris Yumi Cells masih dilanjutkan hingga akhirnya benar-benar tamat pada 16 Desember 2020 di episode 512.

Perjalanan lebih dari 5 tahun dalam membuat Webtoon bukanlah waktu yang singkat. Bahkan secara kasat mata teman mama bisa melihat perkembangan skill ilustrasi penulis dari tahun ke tahun. Awalnya ilustrasi Yumi Cells sangat sederhana dan mungkin dianggap kurang menarik oleh sebagian orang. namun, di akhir kisahnya Donggeon Lee nampak makin mahir dan dapat menyajikan visual mumpuni bagi karyanya.

Yumi Cells sendiri berkisah tentang kehidupan Yumi Kim, seorang karyawan di perusahaan swasta yang sudah memasuki usia awal 30. Tak hanya tentang Yumi, namun teman mama juga akan diajak untuk menyelami sel-sel yang ada di otak Yumi. Ada sel rasional, sel emosional, sel nakal, sel detektif, sel makan, dan masih banyak lagi. Diantara banyak sel akan ada satu sel sebagai sel pemimpinnya.. Yumi telah mengalami beberapa fase sel pemimpin yang membuat hidupnya berwarna.


Di dalam Webtoon Yumi Cells teman mama akan mendapatkan kisah drama, komedi, persahabatan, penemuan jati diri, dan tentunya kisah cinta yang dewasa.

Bagian yang saya suka dari Yumi Cells adalah pencarian jati dirinya, dimana ia menunjukkan perkembangan karakter dari seorang dengan kehidupan yang bisa dibilang membosankan hingga menjadi seorang wanita yang mencintai dirinya apa adanya hingga menemukan pekerjaan yang dicintainya. Tak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baru, walau kita harus jatuh bangun, selama kita berusaha pasti kita bisa meraih impian.



Yumi juga harus melalui beberapa kegagalan dalam percintaan hingga akhirnya ia bisa menemukan cinta sejatinya. Hmm..siapa saja ya yang sudah mampir ke dalam hati Yumi dan siapa yang menjadi pasangannya kelak? Teman mama bisa membaca sendiri kisah perjalanan Yumi yang manis dan mendebarkan.



Dalam satu bulan kehilangan dua komik favorit terasa agak berat. namun, saya juga merasa senang dengan  akhir yang disajikan oleh para penulisnya. Di dalam komik itupun ada banyak makna kehidupan yang bisa kita ambil. Bahkan seburuk-buruknya karakter Jang Ancheol dan Momo, tetap ada sesuatu yang bisa kita ambil pelajarannya. Jika teman mama tertarik, silahkan langsung mengunduh aplikasi Webtoon atau berkunjung ke laman Webtoon. Mumpung belum berbayar lho... Kalau sudah berbayar repot, harus beli koin, hehehe...



Salam Hangat,
Sapamama

Posting Komentar

2 Komentar

  1. my anti-fan banyak banget yang suka ya :D jadi penasaran pengen tamatin juga nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau aku pribadi biasa aja mam, karena aku lebih suka komik shonen daripada shoujo, hehehe. Kalau sedang longgar bisa di baca, hehehe...

      Hapus