Sekitar dua minggu (16/9) lalu saya mengunjungi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta yang terletak di Jl. Menteri Supeno No.7 Manahan, Kota Surakarta. Di luar perkiraan, ternyata keperluan saya bisa cepat selesai. Tak sampai 30 menit saya sudah dapat meninggalkan kantor Dishub.

Karena masih banyak waktu sebelum tiba saat makan siang, maka saya mencari lokasi untuk dikunjungi di sekitar Manahan. Saya teringat postingan teman di story instagram. Saat itu teman saya sedang asyik mengabadikan momen di taman yang dipenuhi alat fitness. Lokasinya ada di kawasan Stadion Manahan. Hmm.... Kebetulan sekali. Saya bisa mengajak anak bermain di taman sekaligus  melihat kondisi terkini  proyek renovasi Stadion Manahan yang selama ini hanya saya lihat di media sosial.


Stadion Manahan sendiri pekerjaannya telah rampung di bulan September 2019. Kini kota Solo  bisa berbangga karena telah memiliki memiliki stadion megah dan modern dengan kapasitas 20.000 penonton. 

Setelah mengelilingi stadion, maka saya menuju ke pintu utama. Tepatnya ada di dekat Plaza Manahan (belakang patung Soekarno). Ternyata taman fitness yang ingin saya tuju ada di situ. Taman AAJI namanya. Taman AAJI ini merupakan taman yang dibangung dari dana CSR dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Tak tanggung-tanggung, dana sekitar 300 juta digelontorkan untuk membangun taman ini.




Walau tidak terlalu luas, taman AAJI memiliki fasilitsa yang cukup lengkap. Terdapat playground, alat fitness di ruang terbuka, sitting group, jogging track dan selfie spot. Baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa dapat beraktivitas bersama di taman yang diresmikan pada bulan agustus 2019 ini. Kota Solo sendiri merupakan salah satu kota ramah anak di Indonesia, dengan adanya ruang taman ini maka menambah panjang daftar ruang terbuka yang ramah anak.






Seperti yang kita ketahui, saat ini sedang musim kemarau panjang. Banyak debu yang bertebaran, rumput-rumput juga mengering. Hal tersebut dapat kita rasakan juga di taman AAJI. Tidak ada rumput hijau dan debu beterbangan. Ada satu arena permainan tradisiona yang tertutup dengan debu.



Yang lebih mengenaskan lagi, walau masuk kategori taman yang baru di bangun, namun sarana permainan banyak yang rusak. Contohnya ayunan yang sudah jebol dan ambruk. Komidi putar pun tidak ada, entah karena memang belum dipasang atau rusak lalu disingkirkan. Untuk ayunan, menurut teman saya yang berkunjung beberapa hari sebelum kedatangan saya mengatakan bahwa saat dia datang mainan ayunan masih utuh, entah apa yang membuatnya ambruk.



Alat fitness juga sudah ada yang jebol dan patah. Menurut beberapa rekan yang berpengalaman dalam konstruksi dan bangunan, rusaknya alat tersebut bisa disebabkan karena pemasangan kurang kuat, namun juga ada kemungkinan karena materialnya yang terlalu ringkih.


Jogging track juga tak jauh berbeda, ada beberapa bagian yang ambrol. Jujur saja ini membuat saya prihatin. Fasilitas yang baru selesai dibangun dan memiliki tujuan yang baik namun  sudah rusak dalam waktu singkat.


Apakah ada garansi kontraktor sehingga kondisi ini dapat diperbaiki? Entahlah.... Setidaknya, mungkin pengelola bisa memindahkan alat yang ambruk agar tidak mengganggu aktivitas pengguna dan membahayakan anak-anak.

Tentunya mencegah lebih baik daripada mengobati.
Lalu, sebagai warga kota Solo yang baik apa yang bisa kita lakukan?

1. Setidaknya dengan kita menggunakan alat sesuai fungsi akan sangat bermanfaat demi keberlangsungan fasilitas publik. Kita bisa saling mengingatkan untuk sama-sama menjaga fasilitas, misalnya, ada remaja atau orang dewasa mainan perosotan, boleh saja kita tegur, itu demi kebaikan kita semua.
2. Mematuhi peraturan "Dilarang Merokok" kita juga sudah memberikan sumbangsih pada sesama.
3. Membuang sampah ke tempat sampah sesuai pemisahan jenis sampahnya dapat membuat taman terjaga kebersihannya.


Salam hangat,
sapamama




PS. Update Taman AAJI 16 Oktober 2019
Maina dan alat fitness yang rusak sudah di pindah

2 Komentar

  1. asyik ay punya taman dan patut dipelihara baik ekbersihan dan alat2 jangan sampai rusak, agar tetap nyaman ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seharusnya begitu mom, namun sayang kondisi saat ini sdh banyak fasilitas yg rusak. Semoga segera diperbaiki.

      Hapus