Minggu, 07 Juli 2019


Hari Minggu, 7 Juli 2019 ini merupakan hari yang padat agenda bagi saya. Mohon maklum, ibu dengan karir di ranah domestik seperti saya ini kalau ada kegiatan selain mengurus anak rasanya kesibukan sudah nambah jadi luar biasa banyaknya, hehe.

Tak seperti biasanya, anak saya bangun lebih pagi, yaitu pukul 05.30 WIB. Mungkin efek sounding tadi malam, bahwa kami akan berangkat pukul 06.00 WIB menuju Car Free Day kota Solo karena akan mengunjungi pameran karya mahasiswa suami. Untungnya anak kooperatif, bangun tidur, lalu mandi. Kami pun dapat bergegas menuju ke lokasi pameran sehingga pada pukul 08.30 WIB kami sudah dapat beranjak dari sana.

Karena anak sudah memberikan alarm lapar, maka kami mampir ke warung soto langganan untuk menikmati semangkuk soto kuali hangat sebagai pengganjal perut. Soto kuali Mba Eka yang terletak di dekat UTP kampus 2 ini tak hanya mampu mengisi perut kami, namun juga memanjakan lidah. Tak heran jika setiap hari warung sederhana ini selalu ramai pembeli.

Setelah puas dengan soto daging sapi hangat, kami pun segera beranjak pulang. Untungnya perjalanan cukup lancar sehingga kami bisa segera sampai di rumah. Kesibukan pagi ini belum selesai. Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian kami bergegas menuju ke lokasi pesta pernikahan saudara yang letaknya tak jauh dari rumah. Saya tak bisa berlama-lama di sana karena sudah memiliki agenda kegiatan lain. Oleh karena itu, untuk sementara anak saya titipkan kepada suami.

Pukul 10.30 WIB saya melaju kembali menuju Solo. Agenda acara pada pukul 11.00 WIB ini cukup spesial karena merupakan event pertama saya bersama Komunitas Emak Blogger (KEB) Solo. KEB Solo berkolaborasi dengan Safi Indonesia menggelar Workshop seputar kecantikan dan kesehatan kulit dengan tajuk #KEBSoloxSafi.


Tidak sulit menemukan ruangan workshop karena dari jauh sudah nampak banyak sosok wanita berhijab ungu. Yup, dresscode kali ini adalah touch of purple and gold. Saya tiba di lokasi pukul 11.05 WIB. Namun ternyata acara belum di mulai. Sisi positifnya adalah saya tidak terlambat atau melewatkan salah satu dari sekian rangkaian acara istimewa hari ini. Sekitar pukul 11.30 WIB acara di buka oleh ketua KEB Solo ,mak Ety dengan dipandu oleh MC kesayangan kita, mak Ana. Namun ternyata, kami dipersilahkan umtuk mencicipi masakan Chef Brian terlebih dahulu (sssttt.... Java Terrace Resto ini merupakan resto milik runner up Master Chef Indonesia asal Solo). Jadi tak heran jika menu tradisional yang sederhana bisa menjadi lezat memanjakan perut kita.


Setelah makan siang, maka sampailah kita pada acara utama, yaitu workshop kecantikan dan kebersihan kulit. Narasumber workshop kali ini adalah mba Dita selaku perwakilan dari Safi Indonesia dan dr. Amina salah satu dokter kulit ternama di kota Solo.


Mba Dita memperkenalkan Safi yang merupakan produk kecantikan kulita dari Maalysia. Seperti yang kita ketahui, pada 31 Maret 2018 Safi melakukan launching di kota Solo dan menuai sukses besar. Dalam kurun waktu satu tahun ,ternyata Safi terbukti dapat memperbaiki berbagai masalah kulit wanita Indonesia. Hari ini kami berkesempatan untuk mengenal lebih dekat produk Safi Age Defy yang diperuntukan bagi kulit dewasa. Safi Age Defy terdiri dari :
  • Safi Age Defy Clean Cleanser
  • Safi Age Defy Clean Cleanser Deep Mousturizer
  • Safi Age Defy Skin Refiner (Toner)
  • Safi Age Defy Deep Exfoliator
  • Safi Age Defy Concentrated Serum
  • Safi Age Defy Gold Water
  • Safi Age Defy Eye Control Treatment
  • Safi Age Defy Day Emultion SPF 25 PA++
  • Safi Age Defy Renewal Night
Selengkapnya bisa diperiksa pada laman web berikut ini ya.


Safi Age Defy dapat melembabkan dan memperbaiki struktur kulit. Safi Age Defy mengandung emas 24k yang membantu peremajaan kulit dan mengandung Asam Amino yang membantu melembabkan kulit.


Gold water essence merupakan salah satu produk andalan Safi. Dengan gold flakes yang istimewa, produk yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 143.000; ini erupakan produk termahal jika dibanding dengan produk Safi lainnya. Salah satu keistimewaan produk ini adalah dapat meningkatkan kelembaban 130% secara seketika setelah mengaplikasikan di kulit wajah.

Dari workshop ini selain belajar dari mba Dita, kami juga banyak belajar tentang kesehatan kulit dari dr. Amina. Dikatakan bahwa seiring berjalannya waktu, wanita mulai mengalami perubahan kulit wajah, dari kulit yang muda, beranjak menjadi pucat, kering, dan berkerut. Sejak usia 25 tahun setiap tahunnya wanita kehilangan 1% kolagen di dalam kulit. Namun kita tak perlu khawatir karena proses penuaan tersebut bisa dicegah. Proses penuaan atau yang bisa desebut dengan proses aging mendapat pengatuh dari beberapa faktor, diantaranya :
  • Pengaruh dari luar seperti sinar ultra violet
  • Pemakaian produk yang salah
  • Mmakan makanan yang tidak sehat
  • Pola hidup yang tidak sehat, misalnya merokok.

Menurut dr. Amina, kulit sehat adalah kulit yang bersih tanpa jerawat, bercak merah, bercak hitam, memiliki warna kulit rata, kulit kenyal, lembut dan kulit tidak memiliki rasa (cekit-cekit/pedih).

Ada beberapa tips untuk menjaga dan merawat kulit di usia 30an agar tetap sehat:
Gaya hidup sehat
  1. Makan makanan sehat
  2. Hindari makanan yang bersifat menyenangkan lidah (cake,junkfood, segala makanan yang terlalu manis atau mengandung terlalu banyak garam)
  3. Hindari stress dengan memanagemen stress
  4. Menggunakan sunblock/sunscreen (30mnt sebelum terpapar matahari )
  5. Gunakan make up dekorasi untuk keperluan tertentu, namun jika terpaksa misalnya karena tuntutan pekerjaan, maka harus mencari produk yang dapat membersihkan wajah secara maksimal.
Selain itu, ada beberapa hal yang secara umum harus kita perhatikan, diantaranya adalah:
  • Tidak dianjurkan untuk menggunakan produk yang mengandung scrub setiap hari karena dapat merusak kulit.
  • Hindari membersihkan kulit wajah menggunakan air hangat karena dapat mengurangi kelembaban alami kulit.
  • Saant menggnakan blush on usahakan untuk tidak terpapar matahari karena warna blush on dapat menyerap sinar ultra violet.
Setelah berinteraksi dengan narasumber melalui sesi tanya jawab, maka tibalah momen yang ditunggu-tunggu, yaitu beauty class. Jika biasanya kita mengaplikasikan make up pada kelas beauty class, kali ini kita akan belajar langkah yang benar dalam mengaplikasikan produk perawatan kulit. Produk yang akan kita gunakan tentunya adalah rangkaian skincare Safi Age Defy.


Seperti apa pengalaman kami dalam mengaplikasikan produk perawatan kulit ini? Simak pada postingan berikutnya. Yang pasti acara #KEBSoloxSafi ini sangat menyenangkan, semoga kami mendapatkam kesempatan untuk bekerjasama kembali di lain waktu. Sampai jumpa.


Salam Hangat,
sapamama




Previous Post
Next Post

post written by:

Sapamama merupakan sebuah blog pribadi yang hadir untuk berbagi energi positif bagi wanita Indonesia. Hubungi kami di email: erasoloraya@gmail.com

6 komentar:

  1. waaah aku baru tahu kalo warna2, blush on bisa menyerap sinar matahari yg ga bagus di kulit mba. tp aku memang jarang sih pakai blush on, secara ga terlalu suka dandan. aku jg lbh mentingin penggunaan skin care yg tepat drpd nutupin kulit dgn make up.

    kalo ke kantor sih ttp pakai, tp hanya terbatas bedak , eyeliner dan lipstik. Itupun setelah aplikasiin skin carenya dulu :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga baru tahu kak. Terima kasih dr.Amina,hihihi... Beliau juga menekankan untuk kita menjaga kecantikan dan kesehatan kulit dengan skincare untuk meminimalkan penggunaan make up. Memang betul sih ya, kalau kulit sudah sehat, pakai make up natural saja hasilnya sudah memukau 😊

      Hapus
  2. wah ini produk baru rupanya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebetulnya tidak terlalu baru kak, hanya saja pada kesempatan kali ini Safi mengedepankan produk Age Defy untuk membantu menjaga kesehatan mature skin 😊

      Hapus
  3. Alhamdulillah, uti juga ikut merasakan kesegaran produk. Safi skin care. Ajiib bingits

    BalasHapus